Analisis Waiting Time Terhadap Kecemasan Pasien Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Ibu Dan Anak Pemerintah Aceh

Fakhrizal Fakhrizal, Marthoenis Marthoenis, Nizam Ismail

Abstract


Waiting time merupakan salah satu masalah di IGD Rumah Sakit Ibu dan Anak Pemerintah Aceh dimana terjadi penumpukan pasien di ruang triage yang menyebabkan waktu tunggu pasien menjadi lama, hasil laboratorium yang lama, keputusan dokter kapan pasien akan pulang ataupun rawat inap, serta proses administrasi yang memakan waktu yang panjang sehingga membuat pasien cemas terhadap keadaan yang dialaminya di IGD. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan waktu triase, waktu tangap dokter, waktu pemeriksaan laboratorium, waktu konsul dokter spesialis, dan waktu administrasi terhadap kecemasan pasien di IGD Rumah Sakit Ibu dan Anak Pemerintah Aceh. Desain penelitian yang digunakan adalah desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, dan objek penelitian berjumlah 43 responden dengan teknik pengambilan sampel accidential sampling. Penelitian dilakukan mulai tanggal 17 April sampai dengan tanggal 5 Mei 2020 di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Ibu dan Anak Pemerintah Aceh, serta analisis data menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian uji statistik menunjukkan ada hubungan waktu tunggu pelayanan laboratorium (P. Value 0,001), waktu konsul dokter spesialis (P. Value 0,002), dan waktu pengurusan administrasi (P. Value 0,005) dengan kecemasan pasien di IGD Rumah Sakit Ibu dan Anak Pemerintah Aceh. Berdasarkan analisa multivariat dari ketiga faktor di atas, maka terdapat dua faktor yang paling dominan yaitu waktu pelayanan laboratorium (OR: 11,4, P. Value 0,010), dan waktu konsul dokter spesialis (OR: 6,5, P. Value 0,025).  Bagi Rumah Sakit dalam pelayanan pasien di IGD untuk waktu tunggu pelayanan laboratorium, konsul dokter spesialis, dan waktu pengurusan administrasi, diharapkan dapat jadi perhatian rumah sakit untuk dapat dikontrol performanya agar tidak melebihi standar yang telah ditetapkan oleh rumah sakit. Sehingga kecemasan pasien yang berkunjung di IGD menjadi lebih ringan dan cepat dalam penanganan penyakitnya serta dapat mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi pasien yang datang, khususnya dari segi pelayanan laboratorium, penanganan awal medis, ketersediaan tenaga kesehatan dan fasilitasnya.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.