Hubungan Lama Pengobatan Tuberkulosis (TB) DenganTingkat Gejala Depresi Pada Penderita TB Paru Di RSUD Meuraxa Banda Aceh

Ridha Meylisa, Desiana Desiana, Aslinar Aslinar

Abstract


Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium  tuberculosis, dan membutuhkan jangka waktu  untuk pengobatan  yang lama sehingga berdampak timbulnya depresi pada penderita TB paru. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui hubungan  lama pengobatan TB dengan tingkat gejala depresi pada penderita TB paru usia 21 sampai 60 tahun di poliklinik paru RSUD Meuraxa Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah  deskriptif analitik dengan menggunakan metode cross sectional. Pengambilan data dikumpulkan pada bulan April-Mei 2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Non random sampling dengan menggunakan accidental sampling. Data diambil dari data rekam medis untuk menentukan lama pengobatan dan menggunakan kuesioner Beck Depression Inventory II (BDI-II) untuk menentukan tingkat depresi. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square. Selama penelitian berlangsung didapatkan sebanyak 35 subjek penelitian yang terdiri 10 orang laki-laki (28,6%) dan  25 orang perempuan (71,4%).  24 orang (68,6%) berada dalam rentang usia 41-60 tahun.  18 orang (18%) memiliki tingkat pendidikan terakhir SMA. 4 orang (30.8%) sedang berada pada fase lanjutan pengobtan TB paru. 26 orang (74,28%) memiliki gejala depresi. Terdapat hubungan yang signifikan anatara lama pengobatan TB paru dengan tingkat gejala depresi pada usia 21-60 tahun di poliklinik paru RSUD Meuraxa Banda Aceh diperoleh nilai sig < 0,05 yaitu 0,000.


Full Text:

PDF

References


Riset Kesehatan Dasar. Badan penelitian dan pengembangan kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2013;6–71.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman nasional dan pengendalian tuberkulosis. 2014; 6-20

World Healthy Organization Global Tuberculosis report. 2017.

Profil Kesehatan Kota Banda Aceh. Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh. 2018;228–41.

Marselia R, Pratiwi SE, Ilmu SMF. Hubungan antara Lama Terapi terhadap Tingkat Gejala Depresi pada Pasien TB Paru di Unit pengobatan Penyakit Paru-Paru Pontianak. 2017;3:831–41.

Mason PH, Fox GJ, Halovic S. Tuberculosis and mental healthy in the Asia-Pacific. 2016;24(6):553–5.

Elvira SD. Buku Ajar Psikiatri. 2nd ed. Depok, Universitas Indonesia;2014.228-41

Naga SS. Panduan Lengkap Ilmu Penyakit Dalam. Yogyakarta: Diva Press; 2014. 308-17

Indonesia PDP. Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan Di Indonesia. 2011;3–55.

Werdani AR. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2007;3–55.

Kementerian Kesehatan RI. Kerangka Kerja Pengendalian TB; Jakarta; 2016

Zuprin A. Hubungan Lama Pengobatan Tuberkulosis Paru Dengan Tingkat Depresi Pada Pasien TB Paru.;Banda Aceh; 2015

Sadock BJ SV. Buku Ajar Pskiatri. kedua.

Nurkhalesa S. Pengaruh Lamanya Menderita Tuberculosis Paru Terhadap Tingkat Depresi. 2014;131.

Maslim R. Diagnosis Gangguan Jiwa PPDGJ-III. Jakarta: PT Nuhjayah; 2013.

Sastroasmoro S IS. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. 2013. 92 p.

S N. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta; 2012; 125.

Panchal SL. Correlation with duration and depression in TB patients in Rural Jaipur. 2011;263–7.

Pachi A, Bratis D, Moussas G, Tselebis A. Psychiatric Morbidity and Other Factors Affecting Treatment Adherence in Pulmonary Tuberculosis Patients. 2013

Peltzer K, Naidoo P, Foundation S, Africa S, Matseke G, Louw J. Prevalence of psychological distress and associated factors in tuberculosis patients in public primary care clinics in South Africa. 2012;223-7

Masumoto S, Yamamoto T, Ohkado A, Yoshimatsu S, Querri AG, Kamiya Y. Prevalence and associated factors of depressive state among pulmonary tuberculosis patients in Manila , The Philippines. 2014;174–9.

Jimma. The Prevalence and Pattern of Depress ı on in Pat ı ents with Tuberculosis on The Prevalence and Pattern of Depressıon in Patıents with Tuberculosis on Follow-up at Jimma University Specialized Hospital and Jimma Health. 2013; 334-25.

Burbewa G. Prevalence Of Depression Among Tuberculosis Patients Attending Clinics. 2013;

Aniebue PN OK. Prevalence of depression simptoms amongst pulmonary tuberculosis patients. 2006; 31-47

Dantzer R, Connor JCO, Freund GG, Johnson RW, Kelley KW. NIH Public Access. 2010;9(1):46–56.

Duko B, Gebeyehu A, Ayano G. Prevalence and correlates of depression and anxiety among patients with tuberculosis at WolaitaSodo University Hospital and Sodo Health Center , WolaitaSodo , South Ethiopia. BMC Psychiatry. 2015;1–7.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Lisensi Creative Commons
Aceh Medika oleh LPPM Universitas Abulyatama disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/acehmedika.