Gambaran Histologi Insang Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Yang Terpapar Pestisida Golongan Organofosfat

Nova Fifi Alfis, Lia Handayani, Nurhayati Nurhayati

Abstract


Abstrak: Peningkatan ekonomi dan pertumbuhan penduduk yang relatif cepat mengakibatkan peningkatan kebutuhan pangan masyarakat. Dalam proses pengelolaannya, petani menggunakan bahan kimia berupa pestisida untuk mencukupi kebutuhan pangan tersebut. Salah satu pestisida yang umum digunakan ialah golongan organofosfat berbahan aktif diazinon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana toksisitas dan tingkat kerusakan jaringan insang ikan nila yang terpapar pestisida berbahan aktif diazinon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Prosedur penelitian terdiri dari pemeliharaan hewan uji, adaptasi hewan uji (aklimatisasi), pembuatan konsentrasi perlakuan (uji pendahuluan, uji sesungguhnya analisis probit), dan pengamatan tingkah laku ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pestisida berbahan aktif diazinon berpengaruh terhadap mortalitas dan histopatologi insang ikan nila. Perlakuan dengan pemaparan konsentrasi pestisida 8,49 menunjukkan pencemaran berat dimana terdapat kerusakan pad edema dan fusi insang ikan nila.
Kata kunci : diazinon, ikan nila, pestisida, uji toksisitas akut LC50-96 jam

Keywords


diazinon, ikan nila, pestisida, uji toksisitas akut LC50-96 jam

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Ariana, R., Diansyah, G., dan Putri, W. A. E. (2019). Pestisida Organoklorin dalam Sedimen di Muara Sungai Upang, Provinsi Sumatera Selatan. Buletin Oseanografi Marina, 8(1), 33.

Brown, M. E. (1962). The Physiology of Fishes. New York (US): Academy Press Inc.

Dube P. N, and B.B Hosetti. (2010). Behaviour Surveillance and Oxygen Consumption in The Freshwater Fish Labeo rohita (Hamilton) Exposed to Sodium Cyanide. India: Biotechnology in Animal Husbandry.

Ersa, I.M. (2008). Gambaran Histopatologis Insang, Usus dan otot pada Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) di daerah Cimpea, Bogor [Penelitian]. Bogor (ID): IPB.

Jamin, dan Erlangga. (2016). Pengaruh Insektisida Golongan Organofosfat terhadap Benih Ikan Nila Gift (Oreochromis niloticus, Bleeker): Analisis Histologi Hati dan Insang. Acta Aquatica, 3(2), 46–53.

Kumar, V, Abbas, A.K., Fausto, N., dan Mitchell, R.N. (2007). Robbins Basic Pathology, 8 ed, Saunders Elsevier, Inc: Philadelphia.

Kusriani, Widjanarko, P., dan Rohmawat, N. (2012). Uji Pengaruh Sublethal Pestisida Diazinon 60 EC terhadap Rasio Konversi Pakan (FCR) dan Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio L.). Jurnal Penelitian Perikanan, 1(1), 36–42.

Putri, A. C., Razak, A., dan Sumarmin, R. (2017). Pengaruh Insektisida Organoklorin Endosulfan terhadap Daya Tetas Telur Ikan Nila (Oreochromis niloticus). BioScience, 1(1), 43.

Roberts, R.J. (2001). Fish Pathology. Edisi III. London (UK): Saunders, W.B.

Rastogi, S. C. (2007). Essentials of Animal Physiology 4 th Ed. New Delhi (IN): New Age International (P) Ltd.

Rumampuk, N.D., Tilaar, S., dan Wullur, S. (2010). Median Lethal Concentration (LC-50) Insektisida Diklorometan pada Nener Bandeng (Chanos chanos Forks). Jurnal Perikanan dan Kelautan, 6(2):87-91.

Rahayu S.D., Zulfiatin, Z.L., Nuriliani, A. (2013). Efek Histopatologis Insektisida λ-Cyhalothrin terhadap Insang, Hati, dan Usus Halus Ikan Nila (Oreochromis niloticus L., 1758). Biosfera, 30(2): 52-65.

Rian, Nurhasanah. (2016). Daya Antihelmintik Ekstrak Rimpang Paku Drynaria quercifolia L. J. Sm terhadap Mortalitas Cacing Ascaridia galli pada Ayam Kampung Secara In Vitro [Thesis]. Yogyakarta (ID): Universitas Negeri Yogyakarta.

Setyawati, I., Wiratmini, N. I., dan Wiryatno, J. (2011). Pertumbuhan, Histopatologi Ovarium dan Fekunditas Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus) Setelah Paparan Pestisida Organofosfat. Jurnal Biologi. 15(2): 44-48.

Sayed, A.H., Mekkawy, I.A., dan Mahmoud, U.M. (2012). Histopathological alterations in some body organs of adult Clarias gariepinus (Burchell, 1822) exposed to 4-nonylphenol. In Garcia, M.D. (ed). Zoology. In Tech. Shanghai. Hal. 163-184

Taufik, I. (2005). Pengaruh Lanjut Bioakumulasi Insektisida Endosulfan terhadap Pertumbuhan dan Kondisi Hematologis Ikan Mas (Cyprinus carpio) [Tesis]. Bogor: Sekolah Pascasarjana, Program Studi Ilmu Perairan, Institut Pertanian Bogor. 83 hlm.

Taufik. (2011). Pencemaran Pestisida pada Perairan Perikanan di Sukabumi- Jawa Barat. Media Akuakultur, 6(1): 69–75.

Wong C. K dan H. W. Marcus. (2000). Morphological and Biochemical Changes in the Gills of Tilapia (Oreochromis mossambicus) to Ambient Cadmium Exposure. Aquatic Toxicology, 48(20). hlm 517-527.

Warsito, R.D. Yunasfi., Z.A.H. (2015). Uji Akut Ekstrak Daun Kamboja (plumiera rubra L.) pada Ikan Nila Merah (Oreocromis nilaticus). Jurnal Aquacoast marine, 8 (3): 281-300.

Wulan, H. I. C. (2017). Uji Pengaruh Sublethal Insektisida Organofosfat dengan Bahan Aktif Dimetoat terhadap Kelangsungan Hidup Ikan Mas (Cyprinus carpio). Universitas Brawijaya.

Yuniar, Vika. (2009). Toksisitas Merkuri (Hg) terhadap Kelangsungan Hidup, Pertumbuhan, Gambaran darah dan Kerusakan Organ pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Bogor: IPB.




DOI: https://doi.org/10.30601/tilapia.v3i1.2581

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 nova fifi alfis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Jurnal Tilapia oleh LPPM Universitas Abulyatama disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/tilapia/index.