Makrozobentos Sebagai Bioindikator Kualitas Air pada Kawasan Budidaya Tambak Daerah Pantai Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh

Reza Zuhrayani, Faisal Syahputra, Lia Handayani

Abstract


Penelitian ini tentang makrozobentos sebagai bioindikator kualitas air pada kawasan budidaya tambak daerah pantai Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh yang dilaksanakan pada bulan Juli 2022. Tujuan penelitian ini adalah; 1) Mengetahui tingkat pencemaran atau kualitas perairan dikawasan Pantai Alue Naga 2) Mengetahui keanekaragaman makrozoobentos yang menjadi bioindikator kualitas perairan pada kawasan Budidaya tambak Pantai Alue Naga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling dengan visualisasi secara langsung pada 3 stasiun. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan rumus Kepadatan makrozoobentos, indeks keanekaragaman (H’), indeks keseragaman (E), dan Indeks dominasi (D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan jenis berkisar 0,33-391 ind/m², Keanekaragaman makrozoobenthos pada kisaran nilai 0,07-1, Keseragaman  diperoleh nilai 0,04-0,23, dan dominasi dengan nilai 1. Kesimpulan dari penelitian berdasarkan indeks keanekaragaman makrozoobenthos di kawasan budidaya tambak pantai Alue Naga termasuk dalam kriteria tercemar berat stasiun 1 dan tercemar sedang stasiun 2 dan 3. Berdasarkan indikator makrozoobentos menunjukan ketiga stasiun berada ditingkatan tercemar sedang.

 

Kata kunci : Keanekaragaman, Makrozoobentos, Bioindikator.


Full Text:

PDF

References


Fachrul, M.F. 2007. Metode Sampling Bioekologi. Bumi Aksara. Jakarta.

Facon, B., Pointier, J., Jarne, P., Sarda, V. and Davis, P., 2008. High genetic variance in life history strategies within invasive population by way of multiple introductions. Current Biology , 18. pp. 363–367.

Ginting, E. D. D., Susetya, I. E., Patana, P., & Desrita, D. (2017). Identifikasi jenis-jenis bivalvia di Perairan Tanjungbalai, Provinsi Sumatera Utara. Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, 4(1), 13–20. https://doi.org/10.29103/aa.v4i1.318.

Isnaningsih, N. R., Marwanto, R. M., Alfiah, A., Prihandini, R., & Santoso, P. H. (2021). Studi Morfologi, Ontogeni, Dan Strategi Reproduksi Pada Melanoides Tuberculata (Müller , 1774) Dan Stenomelania Punctata (Lamarck, 1822) (Gastropoda: Cerithioidea: Thiaridae). Berita Biologi, 20(2), 171–180. https://doi.org/10.14203/beritabiologi.v20i2.4088.

Juwita, R. (2017). Keanekaragaman Makrozoobentos Sebagai Bioindikator Kualitas Perairan Sungai Sebukhas Di Desa Bumi Agung Kecamatan Belalau Lampung Barat. Skripsi, 111.

Krebs, C. J. 1989. Experimental Analysis of Distribution and Abundanc. Third Edition, Harper & Prow Publisher, New.York.

Odum, E. P 1994. Dasar-dasar ekologi. [Terjemahan dari Fundamental of ecology]. Samingan T & Srigandono B (Penerjemah). Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. 546 hlm.

Samadi, S., Mavarez, J., Pointier, J., Delay, B. and Jarne, P., 1999. Microsatellite and morphological analysis of population structure in the parthenogenetic freshwater snail Melanoides tuberculata: Insights into the creation of clonal variability. Molecular Ecology, 8, pp. 1141–1153.

Simamora, D. R. (2009). Studi Keanekaragaman Makrozoobentos Di Aliran Sungai Padang Kota Tebing Tinggi. Skripsi.

Wardhana ,Wisnu. 2006, Metode Prakiraan Dampak dan Pengelolaannya pada Komponen Biota Akuatik, Jakarta. Pusat Penelitian Sumberdaya Manusia dan Lingkungan UI.

Wibowo, D. N., Setijanto, & Santoso, S. (2017). Short communication: Benthic macroinvertebrate diversity as biomonitoring of organic pollutions of river ecosystems in central Java, Indonesia. Biodiversitas, 18(2), 671–676.

Wu, S. P., Hwang, C. C., Huang, H. M., Chang, H. W., Lin, Y. S., & Lee, P. F. (2007). Land molluscan fauna of the Dongsha Island with twenty new recorded species. Taiwania, 52(2),145–151. https://doi.org/10.6165/tai.2007.52(2).145




DOI: https://doi.org/10.30601/tilapia.v4i1.3179

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Reza Zuhrayani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Jurnal Tilapia oleh LPPM Universitas Abulyatama disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/tilapia/index.