Pengaruh Pengkayaan PUN – 11 (Perikanan Unaya 2011) dengan Limbah Sawi terhadap Jumlah Populasi Cacing Sutra (Tubifex sp.)

Muhammad Dimas Alfiansyah, Azwar Thaib, Nurhayati Nurhayati

Abstract


The success of cultivation is influenced by several aspects, one of which is the natural food in the hatchery or fish larvae phase. One type of natural feed that is suitable for fish larvae is silk worms (Tubifex sp.). But the availability of silk worms is still very limited, so further culture is needed. This study aims to determine the effect of PUN-11 enrichment with mustard greens waste on the growth of silkworm populations. The design used in this study was a comparative design consisting of 2 treatments and 3 replications. The treatments used were P1 (PUN = 11%) and P2 (PUN = 11%) + mustard greens waste (10%). The results showed that the highest population of silk worms (Tubifex sp.) was obtained in treatment P2 (PUN: 11 90% + mustard greens waste 10%), which was 3105 ind/cm2, and the lowest number of silk worms was in treatment P1 (PUN: 11 100%), which is 2868 ind/cm2. The results showed that the T test showed that P2 had a significantly different effect (P > 0.05) on the silkworm population growth.

Keywords


Mustard greens waste, PUN - 11, population growth

Full Text:

PDF

References


Achmad, K., Sukarti, K., & Nikhlani, A. (2018). Pemberian Pupuk Kotoran Burung Puyuh dengan Dosis Berbeda Terhadap Populasi dan Biomassa Cacing Sutra ( Tubifex sp.). 4(April), 1–8.

Adam, Y. (2014). Pengaruh Pemberian Cacing Sutera (Tubifex sp), dengan Dosis yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Lele Sangkuriang (Clarias sp), Di Balai Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar (Bpbiat) Provinsi Gorontalo.

Anggraini, B., Nuraini, & Sukendi. (2019). Effect of Different Feeds and Types of Feed That are Good or Population Growth and The Biomass of Silk Worms (Tubifex sp.).

Bintaryanto, B. W., & Taufikurohmah, T. (2013). Pemanfaatan campuran limbah padat (sludge) pabrik kertas dan kompos sebagai media budidaya cacing sutra (Tubifex sp.). J. of Chemistry, 2(1), 1–7.

Darwis, D. Y. (2021). Konsep dasar ilmu gizi kesehatan. Universitas Islam Negeri Makassar. http://dx.doi.org/10.31219/osf.io/tydu4

Efendi, M., & Tiyoso, A. (2017). Panen Cacing Sutra Setiap 6 Hari.

Fachri, M., Fitrani, M., & Yulisman. (2016). Pertumbuhan Cacing Sutera Pada Media Kotoran Puyuh dan Ampas Tahu Terfermentasi Serta Tepung Tapioka Dengan Komposisi Berbeda. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 4(1), 53–66.

Fajri, W. N., Suminto, & Hutabarat, J. (2014). Pengaruh penambahan kotoran ayam, ampas tahu dan tepung topioka dalam media kultur terhadap biomassa, ppopulasi dan kandungan nutrisi cacing sutera (Tubifex sp.). Journal of Aquaculture Management and Technology, 3(4), 101–108. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jamt/article/view/6646

Febri, S. P., Haser, T. F., Persada, A. Y., Putri, K. A., Putri, H., & Sari, E. (2021). Pelatihan Penerapan Sistem “Apartement” Bagi Budidaya Cacing Sutra Pada Kelompok Pembudidaya Ikan Cupang Di Desa Kampung Baru, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa. 5, 443–448.

Findy, S. (2011). Pengaruh Tingkat Pemberian Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan Biomassa Cacing Sutra ( Tubificidae ).

Hamron, N., Johan, Y., & Brata, B. (2018). Analisis Pertumbuhan Populasi Cacing Sutera (Tubifex Sp) Sebagai Sumber Pakan Alami Ikan. Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan, 7(2), 79–90. https://doi.org/10.31186/naturalis.7.2.6026

Mangelep, C., Wolayan, F. R., Imbar, M. R., & Untu, I. M. (2016). Penggantian Sebagian Pakan dengan Tepung Limbah Sawi Putih (Brassica pekinensia L) Terhadap Performans Broiler. ZOOTEC, 37(1), 8. https://doi.org/10.35792/zot.37.1.2017.13506

Mewekani, S., & Tampubolon, I. (2019). Analisis Perkembangbiakan Cacing Rambut (Tubifex Sp.) Pada Berbagai Media Tumbuh. 26(3), 124–128.

Mizwar, M. K., Puspitasari, D., & Batubara, J. P. (2021). Pengaruh Fermentasi Batang Semu Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L.) Sebagai Substrat Media Terhadap Pertumbuhan Biomassa dan Populasi Cacing Sutera. Jurnal Budidaya Perairan, 26–35.

Muria, E. S. (2012). Pengaruh penggunaan media dengan Rasio C: N yang berbeda terhadap pertumbuhan Tubifex. Universitas Airlangga.

Ngatung, J. E. E., Pangkey, H., & Mokolensang, J. F. (2017). Budi daya cacing sutra (Tubifex sp.) dengan sistim air mengalir di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Tatelu (BPBAT), Propinsi Sulawesi Utara. E-Journal BUDIDAYA PERAIRAN, 5(3), 18–22. https://doi.org/10.35800/bdp.5.3.2017.17610

Nurali, M., Agustina, S. S., & Wuniarto, E. (2020). Growing Media Difference On Biomass And Population Of Silk Worms ( Tubifex sp .). Jurnal ZAB: Zona Akuatik Banggai, 22–31.

Nurhayati. (2011). Pengaruh Pemberian Formula Pun - 11 Dengan Dosis Berbeda Terhadap Pertumbuhan Populasi Cacing Sutra (Tubifex sp).

Putri, B., Hudaidah, S., & Kesuma, W. I. (2018). Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit Sebagai Media Pertumbuhan Cacing Sutra (Tubifex Sp.). E-Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan, 6(2), 729. https://doi.org/10.23960/jrtbp.v6i2.p729-738

Rahmat. (2011). Pengaruh Pemberian Hasil Fermentasi Dedak, Tepung Ikan dan Ampas Tahu dengan Komposisi Berbeda terhadap Pertumbuhan Populasi Cacing Sutra (Tubifex sp). In Skripsi.

Santoso, A. B., Madyaningrana, K., & Kisworo. (2022). Pertumbuhan Cacing Sutra (Tubifex sp) pada Substrat Lumpur, Pasir, dan Kombinasinya. Florea: Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya, 9(1), 1–9.

Setiawan, B. (2017). Kandungan protein kasar dan serat kasar dedak padi yang difermentasi dengan mikroorganisme lokal. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makasar., 4.

Sitanggang, L. P., & Pasaribu, E. R. (2019). Pemanfaatan Kotoran Ternak Untuk Meningkatkan Kepadatan dan Produktivitas Cacing Sutra (Tubifex sp.). Jurnal Stindo Profesional, V(September), 93–100. http://jurnalstipro.com/wp-content/uploads/2019/10/10-Dr-Lucien-Pahala-Sitanggang.pdf

Suharyadi. (2012). Studi Penumbuhan dan Produksi Cacing Sutera (Tubifex sp) dengan Pupuk yang Berbeda dalam Sistem Resirkulasi.

Suryadin, D., Helmiati, S., & Rustadi, R. (2017). Pengaruh Ketebalan Media Budidaya Cacing Sutra (Tubifex sp.) Menggunakan Lumpur Limbah Budidaya Lele. Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada, 19(2), 97. https://doi.org/10.22146/jfs.26015

Syam, F. S. (2012). Produktibitas budidaya cacing sutra (Oligochaeta) dalam sistem resirkulasi menggunakan jenis substrat dan sumber air yang berbeda.

Syam, F. S., Novia, G. M., & Kusumastuti, S. N. (2011). Efektivitas Pemupukan dengan Kotoran Ayam Dalam Upaya Peningkatan Pertumbuhan Populasi dan Biomassa Cacing Sutra Limnodrilus sp. Melalui Pemupukan Harian dan Hasil Fermentasi. IPB University, 7(2), 179–188.

Tampubolon, I., Maruanaya, Y., & Titaley, Y. (2022). Analisis Perkembangbiakan Cacing Rambut (Tubifex Sp.) Pada Berbagai Media. TABURA: Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 1(1), 64–74.

Umidayati. (2021). Penggunaan Fermentasi Dengan Bahan Hewan Dan Sayuran Sebagai Bahan Media Budidaya Cacing Sutra (Tubifex sp). Jurnal Sains Akuakultur Tropis, 5, 179–189.

Umidayati, Rahardjo, S., & Ilham. (2020). Pengaruh Perdedaan Dosis Pakan Organik Terhadap Pertumbuhan Cacing Sutra (Tubifex Sp). Sains Akuakultur Tropis, 4(1), 31–38. https://doi.org/10.14710/sat.v4i1.7230

Wathoni, A. S. (2021). Analisa Perbandingan Budidaya Cacing Sutra (Tubifex Sp.) dengan Menggunakan Media Air Bersih dan Lumpur (Tanah, Ampas Tahu,Kotoran Ternak, dan Pasir) Di BBIP Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur.

Wijaya, A., Puspitasari, D., & Rumondang. (2021). Pengaruh Fermentasi Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas) Sebagai Media Pertumbuhan Cacing Sutra (Tubifex sp). Jurnal Budidaya Perairan, 1(2), 57–68. http://jurnal.una.ac.id/index.php/tor/article/view/2183%0Ahttp://jurnal.una.ac.id/index.php/tor/article/download/2183/1695

Windi Astutik. (2016). perbedaan media kotoran ayam, kotoran sapi, ampas tahu dan limbah media jamur tiram terhadap pertumbuhan cacing sutra (tubifex tubifex L.) dab pemanfaatanya sebagai buku ilmiah populer. Digital Repository Universitas Jember, September 2019, 2019–2022.




DOI: https://doi.org/10.30601/tilapia.v4i1.3656

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Muhammad Dimas Alfiansyah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Jurnal Tilapia oleh LPPM Universitas Abulyatama disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/tilapia/index.