Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Kusta Di Masyarakat Lam Bunot Kecamatan Simpang Tiga
Kata Kunci:
Kusta, edukasi kesehatan, deteksi diniAbstrak
Kusta merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, terutama di daerah dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Penyakit ini dapat menyebabkan kecacatan jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini. Minimnya pengetahuan masyarakat mengenai kusta menjadi faktor utama keterlambatan diagnosis dan pengobatan. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Lam Bunot mengenai penyebab, gejala, dan pencegahan kusta. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai penyakit kusta serta langkah-langkah pencegahannya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih proaktif dalam mengenali gejala kusta dan segera mencari pengobatan yang tepat guna mencegah komplikasi yang lebih serius.Referensi
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksana Kusta.
WHO. (2021). Global Leprosy Strategy 2021–2030.
Darmawan, H., & Rusmawardiana, R. (2020). Sumber dan Cara Penularan Mycobacterium leprae.
Idris, F., & Mellaratna, W. P. (2023). Morbus Hansen (Kusta).
Diana, V. (2020). Kesehatan Kulit dan Penyakit Infeksi.
Unduhan
Diterbitkan
2023-09-22
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access Authors who publish with Jurnal Abdimas agree to the following terms: a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal. b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal. c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).Cara Mengutip
Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Kusta Di Masyarakat Lam Bunot Kecamatan Simpang Tiga. (2023). Jurnal Abdimas Unaya, 4(2), 244-249. https://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/Abdimas/article/view/6213