Penyuluhan Kesehatan Saraf Pada Lansia Di Desa Babah Jurong

Authors

Keywords:

penyakit saraf 1, lansia 2, penyuluhan kesehatan 3

Abstract

Peningkatan angka harapan hidup menyebabkan bertambahnya populasi lansia, yang berdampak pada meningkatnya prevalensi penyakit saraf seperti stroke, demensia, dan penyakit Parkinson. Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap kesehatan saraf menjadi salah satu faktor yang dapat memperburuk kondisi tersebut. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan saraf di Desa Babah Jurong sebagai upaya peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan saraf pada lansia. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari beberapa tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penyuluhan dilakukan dalam bentuk ceramah selama 40 menit, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Sebanyak 40 peserta berpartisipasi dalam kegiatan ini dan menunjukkan antusiasme tinggi dalam memahami materi yang disampaikan. Evaluasi dilakukan untuk menilai tingkat pemahaman masyarakat setelah mengikuti penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan saraf. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi kesehatan melalui penyuluhan dapat menjadi metode efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit saraf, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

References

Ayumi, T. (2023). Pengenalan Penyakit Hipertensi pada Lansia. 1(3), 1–4.

Meutia, S., Utami, N., Rahmawati, S., & Himayani, R. (2021). Sistem Saraf Pusat dan Perifer. Medical Profession Journal of Lampung, 11(2), 306–311.

Sari, W. A. (2022). Diagnosa Penyakit Saraf Manusia Dengan Metode Forward Chaining Dalam Sistem Pakar. JATISI (Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informasi), 9(3), 2246–2260. https://doi.org/10.35957/jatisi.v9i3.2273

Hadi, R. (2020). Gangguan Saraf dan Pencegahannya. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 45-52.

Putri, L. M. (2019). Peranan Nutrisi dalam Mencegah Penyakit Neurodegeneratif. Indonesian Journal of Neurology, 7(2), 101-110.

Setiawan, B. (2021). Faktor Risiko Stroke pada Lansia. Jurnal Kedokteran Indonesia, 15(3), 234-240.

Nugroho, A. (2022). Hubungan Gaya Hidup dengan Kesehatan Saraf. Journal of Aging Studies, 4(1), 56-62.

Widodo, T. (2021). Manajemen Nyeri pada Pasien dengan Gangguan Saraf. Jurnal Medika Nusantara, 6(2), 78-85.

Fitriani, D. (2020). Penyuluhan Kesehatan sebagai Upaya Preventif Penyakit Saraf. Journal of Public Health Education, 8(4), 112-119.

Yulianti, R. (2023). Evaluasi Program Penyuluhan Kesehatan untuk Lansia. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(1), 89-97.

Downloads

Published

2021-09-18

How to Cite

Penyuluhan Kesehatan Saraf Pada Lansia Di Desa Babah Jurong. (2021). Jurnal Abdimas Unaya, 2(2), 370-375. https://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/Abdimas/article/view/6149