FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN SIMULASI DETEKTIF INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG (SDIDTK) OLEH IBU BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPUPOK KABUPATEN ACEH BESAR
Kata Kunci:
Pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, ketersediaan kit, SDIDTKAbstrak
Abstrak: Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) adalah suatu upayapemantauan, penjaringan melalui kegiatan pemeriksaan untuk menentukan secara dini adanya penyimpanganpertumbuhan dan perkembangan pada balita yang dilaksanakan secara komprehensip. Berdasarkan hasil RisetKesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan bahwa persentase anak yang mengalami gangguanperkembangan motorik kasar di Indonesia sebesar 12,4% dan perkembangan motorik halus sebesar 9,8%.Laporan dari Puskesmas Lampupok dketahui bahwa terdapat 1.016 orang balita. Dari jumlah tersebut yangmengalami gangguan pendengaran 1 orang, sosial kemandirian 3 orang, motorik kasar sebanyak 3 orang danyang mengalami gangguan bahasa dan bicara 2 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yangberhubungan dengan pelaksanaan SDIDTK di wilayah kerja Puskesmas Lampupok Kecamatan IndrapuriKabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain cross sectionalstudy. Populasi daripenelitian ini adalah seluruh orang tua yang mempunyai bayi umur 12-60 Bulan yang berada di wilayah kerjaPuskesmas Lampupok berjumlah 415 balita. Sampel pada penelitian ini diambil secara simple randomsampling dan terpilih 81 orang. Pengumpulan data mengggunakan data primer yang dianalisis denganunivariat dan bivariat. Hasil penelitian terdapat hubungan pengetahuan (p=0,018) , sikap (0,000), dukungankeluarga (0,003) dan ketersediaan kit (p=0,001) dengan pelaksanaan SDIDTK di Wilayah Kerja PuskesmasLampupok Kecamatan Indrapuri Aceh Besar (p<0,05). Diharapkan ibu ibu dapat mengikuti penyuluhan yangdiadakan oleh tenaga kesehatan khususnya tentang SDIDTK‚ dengan demikian para ibu-ibu akan mengetahuilebih dalam tentang SDIDTKUnduhan
Diterbitkan
2024-10-31
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access Authors who publish with Jurnal Aceh Medika agree to the following terms: a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal. b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal. c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).Cara Mengutip
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN SIMULASI DETEKTIF INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG (SDIDTK) OLEH IBU BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPUPOK KABUPATEN ACEH BESAR. (2024). Jurnal Aceh Medika, 7(2), 106-114. https://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/acehmedika/article/view/6088