HUBUNGAN PERAWATAN PAYUDARA DENGAN BENDUNGAN ASI PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH UPTD PUSKESMAS JEULINGKE KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH

Authors

Abstract

Periode postpartum merupakan masa paling rentan terjadinya angka kesakitan. Kejadian bendungan ASI di Indonesia terbanyak pada ibu-ibu bekerja sebanyak 16%. Cara menyusui yang salah dapat menyebabkan bendungan ASI. Penyebab lain yaitu hisapan yang buruk pada payudara, pembatasan frekuensi atau durasi menyusui dan kurangnya pengetahuan untuk melakukan perawatan  payudara  selama  kehamilan.  Penyempitan duktus  laktiferus  pada  payudara  dapat  pula terjadi  bila  ibu memiliki kelainan puting susu (misalnya puting susu datar, terbenam dan panjang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor perawatan payudara dengan bendungan ASI di wilayah kerja UPTD Puskesmas Jeulingke Kecamatan Jeulingke Kota Banda Aceh tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah dengan pendekatan cross sectional dilaksanakan pada bulan Juli 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui di wilayah UPTD Puskesmas Jeulingke. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu 53 sampel. Data dianalisis dengan melakukan uji analisis chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 22 responden (41,50%) mengalami bendungan ASI. Hasil uji terhadap faktor perawatan payudara (p = 0,008), bahwa nilai p < 0,05 dapat diartikan ada hubungan faktor independen dengan bendungan ASI. Ada hubungan faktor yang diteliti dengan bendungan ASI di wilayah kerja UPTD Puskesmas Jeulingke Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh diharapkan kepada tempat penelitian untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta melakukan promosi kesehatan sebagai upaya pencegahan bendungan ASI melalui penyuluhan oleh tenaga kesehatan yang dimiliki.

Downloads

Additional Files

Published

2023-04-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

HUBUNGAN PERAWATAN PAYUDARA DENGAN BENDUNGAN ASI PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH UPTD PUSKESMAS JEULINGKE KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH. (2023). Jurnal Aceh Medika, 7(1), 39-44. https://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/acehmedika/article/view/4670