PENGOLAHAN LIMBAH FESES KERBAU SEBAGAI PUPUK BOKASHI SERTA APLIKASINYA TERHADAP PERTUMBUHAN KANGKUNG DARAT (Ipomoea Reptans. Poir)
DOI:
https://doi.org/10.30601/unayaded.v4i2.1410Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jenis pupuk bokashi feses kerbau terhadap pertumbuhan tanaman kangkung darat. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama. Penelitian terdiri dari proses pembuatan pupuk bokashi dan aplikasinya sebagai media tanam kangkung darat. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) sederhana. Perlakuan percobaan terdiri dari P1 pupuk kandang dan P2 pupuk bokashi feses kerbau, setiap perlakuan diulang tiga kali. Mikroorganisme dekomposer yang digunakan dalam proses pembuatan pupuk bokashi feses kerbau adalah EM4. Parameter yang dipelajari yaitu jumlah daun dan tinggi batang tanaman kangkung. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan kangkung darat menggunakan media tanam feses kerbau menunjukkan hasil yang sangat baik yaitu jumlah daun sebanyak 18 helai dengan tinggi batang 26 cm sedangkan pertumbuhan kangkung darat menggunakan media tanam pupuk kandang menghasilkan daun sebanyak 14 helai dengan tinggi batang 21 cm pada massa tanam 35 hari.Downloads
Published
2020-12-01
Issue
Section
Articles
License
roposed Policy for Journals That Offer Open Access Authors who publish with Jurnal Agriflora agree to the following terms: a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal. b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal. c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).How to Cite
PENGOLAHAN LIMBAH FESES KERBAU SEBAGAI PUPUK BOKASHI SERTA APLIKASINYA TERHADAP PERTUMBUHAN KANGKUNG DARAT (Ipomoea Reptans. Poir). (2020). Jurnal Agriflora, 4(2), 82-88. https://doi.org/10.30601/unayaded.v4i2.1410