POTENSI PAKAN ASAL LIMBAH PERTANIAN DI KABUPATEN GAYO LUES

Penulis

  • Yenni Yusriani Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh

DOI:

https://doi.org/10.30601/unayaded.v4i2.1354

Abstrak

Abstrak: Tujuan penelitian untuk mengetahui potensi hijauan pakan berupa limbah pertanian (padi, jagung, kedelai, kacang tanah, ubi jalar dan ubi kayu) sebagai pakan ruminansia di Kabupaten Gayo Lues.  Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder. Data disajikan secara deskriptif berupa hasil pengolahan data dari data sekunder hasil penelitian sebelumnya. Peubah yang diamati terdiri dari: populasi sapi potong dan kerbau, persentase dan estimasi produksi limbah tanaman pangan per hektar per tahun dan kebutuhan minimum hijauan pakan ternak ruminansia. Kecamatan yang memiliki persentase terbesar yaitu Blangkejeren (29.20%) dari total limbah produksi tanaman pertanian dan mempunyai populasi sapi dan kerbau yang terbanyak dengan total kebutuhan 1.358.94 BKC/tahun dan produksi 4.084.35 BKC/tahun. Disimpulkan bahwa kecamatan Blangkejeren merupakan wilayah yang cukup dan berpotensi untuk perkembangan usaha peternakan dengan memanfaatkan potensi pakan yang berasal dari limbah pertanian. Kata kunci : pakan hijauan, limbah pertanian, sapi, kerbau

Diterbitkan

2020-11-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

POTENSI PAKAN ASAL LIMBAH PERTANIAN DI KABUPATEN GAYO LUES. (2020). Jurnal Agriflora, 4(2), 105-113. https://doi.org/10.30601/unayaded.v4i2.1354