[1]
“Analisis Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XII/2015 atas Hak Pilih bagi Orang dengan Gangguan Kejiwaan”, Humaniora, vol. 4, no. 1, hlm. 84–97, Apr 2020, doi: 10.30601/humaniora.v4i1.513.