Analisa Perbandingan Berat Bangunan Terhadap Pelat Konvensional dan Pelat Bubbledeck
DOI:
https://doi.org/10.30601/jtsu.v10i2.5497Keywords:
beton, pelat, bubbledeck, berat bangunanAbstract
Bubbledeck slab adalah metode dengan menghilangkan beton dari bagian tengah pelat bertulang berongga bulat yang tidak berguna untuk struktur. oleh karena itu, penelitian ini akan mengetahui penurunan beban mati pelat secara signifikan dibandingkan dengan pelat konvensional. Bola berongga polietilen densitas tinggi (HDPE) yang menghasilkan peningkatan efisiensi dan pengurangan beban mati. Penelitian ini menggunakan model bangunan 4 lantai dengan membandingkan kebutuhan penggunaan beton serta berat bangunan pada bagian pelat berdasarkan mutu rencana yang sama yaitu, F’c 25 Mpa. Masa jenis beton betulang 2400 (pelat konvensional) dan 370 (pelat beton berongga). Ketebalan pelat sama yaitu 230 mm dengan. Hasil perbandingan berat pelat konvensional yaitu berat pelat = volume x berat jenis volume, berat pelat = 339.48 x 2400 = 815030.153 sedangkan, berat pelat bubbledeck yaitu berat pelat = volume x berat jenis volume, berat pelat = 339.48 x 370 = 125650.482 . Hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan bola berongga pada pelat menghasilkan berat yang lebih ringan sebesar 689379.671 dibandingkan dengan pelat konvensional.Downloads
Published
2024-08-04
Issue
Section
Artikel
License
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access Authors who publish with Jurnal Teknik Sipil Unaya agree to the following terms: a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal. b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal. c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).How to Cite
Analisa Perbandingan Berat Bangunan Terhadap Pelat Konvensional dan Pelat Bubbledeck. (2024). Jurnal Teknik Sipil Unaya, 10(2), 88-94. https://doi.org/10.30601/jtsu.v10i2.5497