Pengaruh Bentuk Penampang Kolom Terhadap Perilaku Elemen Struktur
DOI:
https://doi.org/10.30601/jtsu.v11i2.6512Kata Kunci:
Gaya Geser, simpangan antar tingkat, Metode statik ekivalenAbstrak
Umumnya sebuah perencanaan struktur gedung di Indonesia baik Gedung perkantoran maupun Gedung lain sebagainya menggunakan desain kolom berbentuk persegi sebagai penahan kekuatan balok-balok utamanya, namun dalam beberapa kondisi ada juga bangunan yang menggunakan kolom bulat sebagai struktur utamanya. Tujuan dari skripsi ini adalah mengetahui pengaruh bentuk penampang kolom eksisting yang digunakan pada Gedung Pengadilan Negeri Banda Aceh dan bentuk penampang kolom bulat terhadap gaya geser dasar seismik dan simpangan antar tingkat. Gedung Pengadilan Negeri Banda Aceh direncanakan 3 lantai dengan luas bangunan 4.800 m2. Proses penelitian yang dilakukan bersifat kuantitatif dimana diawali dengan pengumpulan data struktur dan gambar gedung. Metode penelitian tugas akhir menggunakan software Etabs v21 dan spColumn dimana analisis struktur hanya meliputi struktur kolom saja. Beban gempa dihitung menggunakan metode statik ekuivalen berdasarkan SNI 1726-2019. Dari hasil analisis yang didapatkan dari spColumn bahwa bentuk penampang kolom eksisting yang digunakan pada Gedung Pengadilan Negeri memiliki gaya geser dasar seismik 7639,995 kN untuk arah X dan 7639,994 kN untuk arah Y. Untuk bentuk penampang kolom bulat memiliki gaya geser dasar seismik 5722,416 kN untuk arah X dan 5721,273 kN untuk arah Y. Dan dari hasil analisis menggunakan software Etabs untuk bentuk penampang kolom eksisting yang digunakan pada Gedung Pengadilan Negeri nilai elastic drift ex 1,195 mm dan ey 0,875 mm, nilai inelastic drift x 6,573 mm dan y 4,813 mm. Untuk bentuk penampang kolom bulat nilai elastic drift ex 3,199 mm dan ey 2,718 mm, nilai inelastic drift x 17,595 mm dan y 14,949 mm, dimana dari hasil perhitungan simpangan antar tingkat tidak melebihi nilai drift limit dari kedua bentuk penampang kolom.Referensi
Rizqi A., 2024, Analisis Perbandingan Pengaruh Bentuk Kolom Persegi dengan Bulat Terhadap Gaya Geser dan Simpangan Pada Gedung Aula Kodam Iskandar Muda, Teknik Sipil Universitas Abulyatama.
Badan Standarisasi Nasional, 2019, Standar Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan NonGedung. (SNI 1726-2019), Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional, 2012, Standar Perencanaan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung Beton Bertulang,(SNI 03-2847-2012), Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional, 2020, Beban Desain Minimum dan Kriteria Terkait untuk Bangunan Gedung dan Struktur lain, (SNI 1727-2020), Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional, 2013, Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, (SNI 03-2847-2013), Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional, 2013, Beban Desain Minimum dan Kriteria Terkait untuk Bangunan Gedung dan Struktur lain, (SNI 1727-2013), Jakarta.
Ertanto, Giri, & Putra D,. 2015, Analisa Perbandingan Perilaku Struktur pada Gedung dengan Variasi Bentuk Penampang Kolom Beton Bertulang, Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil, Universitas Udayana.
Frachriza & Jamal., 2018, Pengaruh Penempatan Arah Kolom pada Bangunan Bertingkat Banyak dengan Denal L Terhadap Kekakuan Struktur,Yogyakarta, Fakultas Teknik Universitas Islam Indonesia.
Krisnamurti, Wiswamitra & Kriswardhana., 2013, Pengaruh Variasi Bentuk Penampang kolom Terhadap Perilaku Elemen Struktur Akibat Gempa, Jamber, Fakultas Teknik Universitas Jamber.
Ketut Sudarsana & Putra D.A.A., 2016, Pengaruh Bentuk Penampang Kolom Terhadap Kinerja Struktur Beton Betulang, Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol.20 No.1, Universitas Udayana, Bali.
Nawy, E. 1990. Beton Bertulang Suatu Pendekatan Dasar. Bandung
Peraturan Pembebanan Indonesia untuk Gedung, 1983, (PPIUG)
Umi., 2020, Analisis Struktur Beton Bertulang dengan Variasi Bentuk Penampang Kolom Akibat Gempa pada Gedung Kantor Kelurahan Dadi Mulya Kota Samarinda, Kota Samarinda.
Yuniva, Sulistyorini dan Shulhan, 2022,
Perbandingan Kapasitas Kolom dengan Variasi Bentuk Penampang, Kota Yogyakarta.