Asesmen Kerentanan Seismik Struktur Gedung Eksisting Berdasarkan FEMA P-154 dan ASCE/SEI 41-17

Penulis

  • Eka Faisal Nurhidayatullah Universitas Teknologi Yogyakarta image/svg+xml
  • Syendi Prima Syahputra

DOI:

https://doi.org/10.30601/jtsu.v12i2.7814

Kata Kunci:

Gempa Bumi, Kinerja Seismik, Rapid Visual Screening, Demand Capacity Ratio, Strong Column Weak Beam.

Abstrak

Sebagian besar wilayah Indonesia termasuk kategori rawan bencana gempa bumi. Salah satu sektor yang paling terdampak oleh bencana gempa yaitu pendidikan. Riwayat kejadian gempa besar menunjukkan bahwa belum semua gedung fasilitas pendidikan memiliki kinerja yang baik terhadap gempa bumi. Penelitian bertujuan untuk melakukan asesmen kinerja seismik struktur gedung bertingkat eksisting yang berfungsi sebagai fasilitas pendidikan. Apabila terdapat indikasi kelemahan struktur bangunan, maka dapat dirumuskan upaya mitigasi kebencanaan. Dalam penelitian ini dikerjakan dua tahap evaluasi struktur bangunan. Evaluasi tahap 1 yaitu Rapid Visual Screening (RVS) berdasarkan pedoman FEMA P-154. Sedangkan evaluasi tahap 2 dikerjakan analisis statik ekuivalen dan dinamik respon spektrum berdasarkan ketentuan ASCE/SEI 41-17 dan SNI 1726-2019.  Evaluasi tahap 1 RVS menghasilkan nilai akhir yaitu 2,1 kurang dari ambang batas 2,5 sehingga diperlukan evaluasi tahap 2. Berdasarkan evaluasi tahap 2 diketahui bahwa nilai Demand Capacity Ratio (DCR) seluruh elemen struktur kolom < 1 (elastik linear). Hanya sebagian elemen struktur balok yang menghasilkan nilai DCR antara 1 hingga 2 (inelastik linear). Mekanisme keruntuhan struktur bangunan diproyeksikan telah memenuhi prinsip strong column weak beam. Tidak terdapat indikasi adanya kelemahan struktur yang berpotensi memicu keruntuhan bangunan apabila terkena gempa bumi. Evaluasi tahap 3 yaitu nonlinear statik pushover atau nonlinear dinamik time history tidak direkomendasikan untuk dikerjakan 

Referensi

ASCE/SEI 41-17. (2017 ). Seismic Evaluation and Retrofit of Existing Buildings. 1801 Alexander Bell Drive Reston, Virginia, 20191-4382 , United States of America (USA) : American Society Of Civil Engineers .

BNPB. (2024, Maret 12). https://dibi.bnpb.go.id/.

BSN (2). (2020). SNI 1727: 2020 Beban Desain Minimum dan Kriteria Terkait untuk Struktur Bangunan Gedung dan Struktur Lain. Jakarta: BSN.

BSN. (2019). SNI 1726 : 2019 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Nongedung. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

BSN. (2019). SNI 2847 : 2019 Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung. Jakarta: BSN.

Eka Faisal Nurhidayatullah, & Danang Ardiyanto. (2025). Seismic Performance Study of Multi-storey Building Structures with Nonlinear Time History Analysis Method. JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION, 9(1), 62-79.doi:https://doi.org/10.31289/jcebt.v9i1.12622

Febrianto, A., Erizal, & Putra, H. (2024, Oktober 28). Analisis Seismik Struktur Bangunan Mengunakan ASCE 41-17 dan SNI 1726:2019. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 9(2), 211-220. doi:10.29244/jsil.9.2.211-220

FEMA. (1997). FEMA 273 - NEHRP GUIDELINES FOR THE SEISMIC REHABILITATION OF BUILDINGS. Washington, D.C.: Building Seismic Safety Council (BSSC).

FEMA. (2015). Rapid Visual Screening of Buildings for Potential Sesimic Hazard : A Handbook Third Edition. Federal Emergency Management Agency.

FEMA 310. (1998). Handbook for the Seismic Evaluation of Buildings. Washington, D.C.: Handbook for the Seismic Evaluation of Buildings, ASCE for theFederal Emergency Management Agency.

Handayani, N. K. (2021). Evaluasi Kinerja Struktur pada Gedung Eksisting Tujuh Lantai dengan FEMA 310. Jurnal Teknik Sipil Universitas Teuku Umar, 7(1), 1-14.

Haryanto, Y., Hu, H. T., Widyaningrum, A., Alfidiah, E., & Hidayat, B. A. (2020). FEMA 310 Tier 1 seismic evaluation of existing building: A case study of a 7-story academic RC building of Jenderal Soedirman University, Indonesia. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering. IOP Publishing Ltd. doi:10.1088/1757-899X/982/1/012031

Negara, S. P., Ridwan, & Djauhari, Z. (2022). Evaluasi Seismik Bangunan Eksisting Dengan Metode FEMA P-154 Dan FEMA 310. Jurnal Sains dan Teknologi, 21(1), 1-7.

Nurhidayatullah, E. F., & Dwi Kurniati. (2025). Prediction of ground motion due to the influence of Nonlinear Soil Conditions using probabilistic approach. Teknisia, 29(2), 80 - 93. doi:https://doi.org/10.20885/teknisia.vol29.iss2.art2

Nurhidayatullah, E. F., & Teguh, M. (2018). Kinerja Seismik Struktur Pada Tipe Gedung Dengan Ketidakberaturan Ketinggian Dan Denah. Jurnal Teknisia, 23(1).

Prawirodikromo, W. (2012). Seismologi Teknik & Rekayasa Gempa. (Dimaswids, & Marjekc, Eds.) Pustaka Pelajar.

SEAOC. (2008, September). A Brief Guide to Seismic Design Factors. Srtructure Magazine, pp. 30 - 32.

Yustikia, N. S. (2019). Pentingnya Sarana Pendidikan Dalam Menunjang Kualitas Pendidikan Di Sekolah. Jurnal Pendidikan Hindu, 4(2), 1-12.

Zulfiar, M. H., & Zai, M. I. (2021, 10 2). Penilaian Kerentanan Bangunan Terhadap Gempa Bumi pada Gedung Perkuliahan Berlantai Tinggi di Yogyakarta. Bulletin of Civil Engineering, 1(2), 73-80. doi:10.18196/bce.v1i2.11075

Diterbitkan

2026-09-01

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Asesmen Kerentanan Seismik Struktur Gedung Eksisting Berdasarkan FEMA P-154 dan ASCE/SEI 41-17. (2026). Jurnal Teknik Sipil Unaya, 12(2). https://doi.org/10.30601/jtsu.v12i2.7814