Pemberdayaan Komite Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh

Sakdiah Sakdiah, Zamzami Zamzami

Abstract


The problems of school-based management in terms of improving the quality of education that has not been solved at this time is one of them related to the empowerment of the school committee. Ideally the school committee should be a parallel partner for the principal and teachers in adopting policies for improving the quality of education. The purpose of this study was to determine the empowerment of school committees in improving the quality of education at Syiah Kuala State Elementary School in Banda Aceh. The method used in this research is descriptive method with qualitative approach. Technique research data of this research is interview, observation, and documentation. The subjects of this research are principals, school committees, and teachers of Syiah Kuala State elementary school in Banda Aceh. The conclusion of the research shows that the effort done by the school in empowering the school committee is to make regular meetings every three months, and to make a meeting at the end of each semester. It was at this meeting that the principal and the school committee discussed important matters concerning improving the quality of education quality improvement and other matters deemed necessary. The involvement of school committees in formulating work programs generally can be said to run well. In every work program preparation, the school always involves school committees and teachers so that each work program is really known by the school committee. The authority of the school committee is not the same as the principal, including in managing school finances. School committees have limited authority to provide certain inputs or considerations regarding school programs. Thus, the authority of the school committee is not yet optimal, especially in financial management..

Full Text:

PDF

References


Ahmad, S. (1998). Kebijakan dan Keputusan Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Anwar, M. I. (2003). Administrasi Pendidikan dan Manajemen Biaya Pendidikan Teori, Konsep, dan Isu. Bandung: Alfabeta.

Brison, J. M. (2000). Perencanaan Strategis bagi Organisasi Sosial. Yogyakarta, Pustaka Pelajar.

Darmaningtyas. (1999). Pendidikan pada dan Setelah Krisis. Jakarta: LPIST dan Pustaka Pelajar.

Daryanto, M. (2005). Administrasi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Depdiknas. (2003) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas. (2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Djatmiko, Y. H. (2002). Perilaku Organisasi. Bandung: Alfabeta.

Fakry, E. (1992). Konsep Mutu dalam Pengelolaan Pendidikan. Bandung: FIP-IKIP Bandung.

Fatah, N. (1996). Produktivitas Lembaga Pendidikan: Suatu Tinjauan Konsep dan Implementasinya. Jakarta: Depdikbud.

Fatah, N. (1999). Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Fatah, N. (2004). Konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan Dewan Sekolah. Bandung: Pustaka Bany Quraisy.

Furqon. (2000). Pengembangan Sekolah Efektif. Bandung: UPI.

Gaffar, M. F. (2000). Pembiayaan Pendidikan: Aspek Penting dalam Pengelolaan Sekolah. Jakarta: Depdiknas.

Handayaningrat, S. (2000). Pengantar Studi Ilmu Administrasi dan Manajemen. Jakarta: Gunung Agung.

Hidayat, S. (2000). Antisipasi Pengembangan Pendidikan dalam Rangka Otonomi Daerah. Bandung: UPI.

Idrus, J. (2005). Suatu Pengantar Manajemen Sekolah. Banda Aceh: Ar-Raniry.

Jalal, F., & Supriadi, D. (2001). Reformasi Pendidikan dalam Konteks Otonomi Daerah.Yogyakarta: Adicipta Karya Nusa.

Khairiah. (2006). Kerja Sama Guru dan Komite Sekolah dalam Peningkatan Komite Sekolah. Tesis tidak dipublikasikan. Banda Aceh: Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Unsyiah.

Mckenna, E. (2000). Manajemen Sumber Daya Manusia. Terjemahan: Totok Budi Santoso. Yogyakarta: Andi.

Moleong, J. L. (2001). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhammad. (2005). Manajemen Pembiayaan dalam Pengelolaan Pendidikan pada SMP di Kota Sigli. Tesis tidak dipublikasikan. Banda Aceh: Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Unsyiah.

Mulyasa, E. (2002). Manajemen Berbasis Sekolah. Konsep, Strategi, dan Implementasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. (1992). Metodologi Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito.

Nawawi, H. (2003) Manajeman Strategik Organisasi Nonprofit Bidang Pemerintahan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Pidarta, M. (1995). Peranan Kepala Sekolah pada Pendidikan Dasar, Seri Manajemen Pendidikan. Jakarta: Grasindo.

Pidarta, M. (2000). Landasan Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Robbin, S. (2003). Perilaku Organisasi. Edisi Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Rosihan, B. (2003). Paradigma Baru Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Amara Books.

Ruki, A. S. (2003). Berkualitas Mengubah Visi Menjadi Realitas. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sanusi, A. (1998). Pendidikan Alternatif. Bandung: Grafindo Media Utama.

Satori, D. (1999). Analisis Kebijakan dalam Konteks Desentralisasi dan Otonomi Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Satori, D. (2000). Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Bandung: UPI.

Satori, D. (2001). Konsep Dasar MBS dan Dewan Sekolah, Modul Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Soedijarto. (1999). Pendidikan sebagai Sarana Reformasi Mental dalam Upaya Pembangunan Bangsa. Jakarta: Balai Pustaka.

Sucipto, B. W., dkk. (2002). Paradigma Baru Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Amara Books.




DOI: https://doi.org/10.30601/dedikasi.v2i1.95

Refbacks

  • There are currently no refbacks.






sintagoogle-scholaronesearchgarudaPKPcrossref 

Creative Commons License
Jurnal Dedikasi Pendidikan oleh LPPM Universitas Abulyatama disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

Berdasarkan ciptaan pada http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/dedikasi.