FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA STUNTING PADA BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS SEULIMEUM KABUPATEN ACEH BESAR
Keywords:
Pendidikan, Pekerjaan, Status Gizi Ibu, Riwayat ASIE, Riwayat Anemia, Riwayat KonsumsiAbstract
Abstrak: Permasalahan yang terjadi pada masa pertumbuhan perlu mendapatkan perhatian khusus dalam keluarga ataupun masyarakat. Stunting pada anak balita merupakan konsekuensi dari beberapa faktor yangsering dikaitkan dengan kemiskinan termasuk gizi, kesehatan, sanitasi dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Seulimeum Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain case control. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 15 Maret s/d 15 April 2022. Populasi dalam penelitian ini seluruh balita dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Seulimum dengan teknik cluster sampling dengan jumlah sampel 74 orang. Pengumpulan data mengggunakan data primer. Analisis menggunakan chi square test, teknik analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan pekerjaan (p=0,011; OR: 3,8), status gizi ibu (p=0,000: OR: 9,6), riwayat ASIE (p=0,048; OR: 3,9), riwayat anemia (p=0,005; OR: 4,5) dan riwayat konsumsi Fe (p=0,000; OR: 24,5) dan tidak ada hubungan pendidikan (p=0,320) dengan kejadian stunting. Dapat ditarik kesimpulan terdapat hubungan pekerjaan, status gizi ibu, riwayat ASIE, riwayat Fe dengan status gizi pada anak. Diharapkan kepada Puskesmas khususnya petugas kesehatan dalam hal ini bidan dan kader dapat melakukan pemantauan ketat tumbuh kembang anak dan mengupayakan pelaksanaan program pemerintah secara maksimal sehingga dapat menekan kasus stunting di Wilayah Kerja PuskesmasDownloads
Published
2023-04-30
Issue
Section
Articles
License
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access Authors who publish with Jurnal Aceh Medika agree to the following terms: a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal. b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal. c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).How to Cite
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA STUNTING PADA BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS SEULIMEUM KABUPATEN ACEH BESAR. (2023). Jurnal Aceh Medika, 7(1), 64-69. https://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/acehmedika/article/view/6065