HUBUNGAN PARITAS DAN BBLR DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RUANG BERSALIN RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH

Authors

Keywords:

Kejadian asfiksia, Bayi baru lahir

Abstract

Abstrak: Asfiksia merupakan kegagalan bayi untuk bernafas secara spontan dan teratur setelah dilahirkan. Bayi yang mengalami asfiksia neonatorum bila tidak segera diberikan tindakan keperawatan, maka akanberakibat fatal bagi kelangsungan hidupnya. Diperkirakan bahwa sekitar 27% seluruh angka kematian oleh asfiksia neonatorum. Tujuan penelitian mengetahui hubungan paritas dan BBLR dengan kejadian Asfiksia pada bayi baru lahir di ruang bersalin RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini bersifat deskriftif korelasional dengan cross sectional study. Populasi adalah seluruh bayi yang baru lahir pada bulan Agustus 2022 sampai dengan bulan Maret tahun 2023 dengan kejadian asfiksia sebanyak 30 bayi di ruang bersalin RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan Teknikpengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ada, paritas (pvaleu 0,024) dan BBLR (p valeu 0,000) dengan Kejadian Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir Di Ruang Bersalin Rsud dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Kesimpulan dari penelitian ini adanya hubungan umur Ibu, usiakehamilan, paritas dan BBLR. Diharapkan agar bagi calon ibu dan ibu hamil agar dapat mempersiapkan fisik,mental maupun psikologi saat hamil dan melahirkan agar nantinya dapat melahirkan anak yang sehat dannormal seperti yang diharapkan semua orang.

Downloads

Published

2023-10-31

How to Cite

HUBUNGAN PARITAS DAN BBLR DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RUANG BERSALIN RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. (2023). Jurnal Aceh Medika, 7(2), 81-88. https://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/acehmedika/article/view/6084