FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JABOI KECAMATAN SUKAJAYA KOTA SABANG

Authors

Keywords:

pendidikan, bblr, anc, fe, balita

Abstract

Abstrak: Banyak factor yang menjadi penyebab terjadinya angka gizi buruk dan gizi kurang, antara lainfaktor kemiskinan, pendidikan dan pengetahuan orang tua, pola asuh orang tua, makanan pendamping,penyakit infeksi, terbatasnya fasilitas kesehatan sehingga cakupan ANC menurun, penyakit penyerta saathamil tidak diberikan ASI Ekslusif, Berat Bayi Lahir Rendah. Penelitian ini Untuk menganalisis FaktorFaktorYang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di  Wilayah Kerja Puskesmas Jaboi Kecamatan Sukajaya Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah obsevasional analitik dengan desaincross sectional. Populasi penelitian ini yaitu ibu yang memiliki balita usia 24-59 Bulan yang berjumlah 198Balita, sampel yang digunakan adalah yaitu 198 ibu yang memiliki balita usia 24-59 Bulan. Hasil penelitiantidak ada hubungan antara pendidikan dengan status gizi pada balita usia 24-59 bulan (P value= 0.623),tidak ada hubungan antara BBLR dengan status gizi pada balita usia 24-59 bulan (P value= 0.469), tidakada hubungan antara ANC dengan status gizi pada balita usia 24-59 bulan ( P value= 0.0.222), adahubungan antara Fe dengan status gizi pada balita usia 24-59 bulan (P value= 0.039). Dapat diketahuibahwa ada hubungan antara Fe dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Jaboi.Tablet Fesebaiknya dikonsumsi secara cukup yaitu 90 tablet selama kehamilan karena berperan dalam kehidupanjanin dalam kandungan dan kehidupan bayi setelah lahir.Kata Kunci: pendidikan, bblr, anc, fe, balita

Downloads

Published

2023-10-31

How to Cite

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JABOI KECAMATAN SUKAJAYA KOTA SABANG. (2023). Jurnal Aceh Medika, 7(2), 94-100. https://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/acehmedika/article/view/6086